Ini Yang Kurang dari Builder Motor Indonesia



Indonesia punya segudang modifikator dengan kreasinya yang ciamik dan diakui negara luar. Namun masih ada yang kurang dari dunia motor kustom Indonesia.

Seperti yang disampaikan pentolan bengkel Bimo Custombikes Jakarta, Bimo Hendrawan, yang mengatakan para builder Indonesia masih kurang apik dalam penyelesaian akhirnya. 

"Kita hanya kurang di finishing. Untuk masalah ide dan kreativitas kita tidak kalah bersaing. Artinya, jangan berhenti untuk belajar. Kalau konsep kita jelas, kita bagus kita tidak kalah dengan builder luar lainnya," tambah Bimo.



Kekurangan lainnya dari para builder Indonesia menurut Bimo ada pada mentalnya, yang masih banyak merasa ciut saat mencoba untuk bersaing. Ketika melihat ada nama-nama yang lebih tenar malah mundur.

"Jadi mentalnya itu harus dibangun, sudah ada kemauan tapi saat melihat ada yang lebih keren jadi nggak jadi. Dari situ juga menurut saya kekurangannya, jangan ragu karena memang kreatifitas kita tidak kalah," tuturnya.

"Saya selalu bilang, builder ciptakan kreativitas motor sekeren mungkin. Jangan nilai sendiri, karena yang menilai adalah orang lain atau juri," tambah Bimo.

Sementara itu punggawa Yasashii Garage dari Bandung, Frangky, mengatakan bahwa dunia kustom motor Indonesia masih tertinggal masalah teknologinya.

"Di acara kemarin itu (Motor Bike Expo di Verona, Italia), Rocket Bobs dari Inggris menampilkan motor yang master remnya itu dari sepeda, dan pas saya tanya memang itu dari sepeda tapi sudah di modifikasi katanya," katanya.

"Di situ sih menurut saya yang di Indonesia tuh masih kurang. Kalau ada teknologinya saya yakin lebih bisa bersaing di internasional," lanjut Frangky.

Bimo dan Frangky serta Andika Pratama dari Kromworks merupakan penggiat motor kustom rombongan Champion team Suryanation Motorland 2017 yang mewakili Indonesia di ajang Motor Bike Expo 2018 di Verona, Italia.

Bukan hanya ikut serta, namun tiga motor yang dibawanya mendapatkan apresiasi tinggi dari para builder mancanegara, juri, maupun pengunjung di sana.

Aktor yang juga pencinta motor Bucek Depp meminta para penggiat motor kustom untuk percaya diri memamerkan kreasinya. "Ayo kita percaya diri, kita tingkatkan mental kita bahwa kita adalah bangsa yang besar. Gue melihat bangsa ini semua punya, tapi kepercayaan diri yang masih kurang," ujarnya kepada.

Meski tidak semua, namun menurut Bucek berdasarkan pengalamannya, masih banyak penggiat dunia kustom yang kurang percaya diri, sehingga ketika mau bersaing dengan negara lain ragu-ragu.

"Selalu apa-apa adalah kita mana bisa kayak gitu, itu mental. Itu harus kita bina dari apa? Belajarlah mencintai bangsa kita, kita kagum terhadap Amerika misalkan keren, memang, tapi kita harus bilang gue lebih keren Indonesia," tuturnya.

Menurutnya itulah yang akan menjadi dasar para penggiat dunia kustom di Indonesia bisa bersaing di kancah mancanegara.

"Kita harus bangga sama diri sendiri sama bangsa kita sendiri, itu basic itu dasar, jangan sampai elu dipanggil orang gugup," pungkas Bucek.


sumber : https://oto.detik.com/modifikasi-motor/d-3847012/ini-yang-kurang-dari-builder-motor-indonesia
Ini Yang Kurang dari Builder Motor Indonesia Ini Yang Kurang dari Builder Motor Indonesia Reviewed by lydia on Maret 05, 2018 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.